Jalin Kolaborasi Berdampak, PGSD STKIP Andi Matappa Teken MoU dengan Universitas Dwijendra Bali
DENPASAR, SOLUSINEWS.ID – Rangkaian Eduwisata Bali 2026 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Andi Matappa tidak hanya menjadi perjalanan pengenalan budaya, tetapi juga menjadi momentum penguatan kerja sama akademik.
Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Sharing Session antara dosen serta mahasiswa PGSD FKIP Universitas Dwijendra dengan PGSD STKIP Andi Matappa.
Kegiatan yang berlangsung di Universitas Dwijendra di Denpasar pada 3 Juni 2026 ini merupakan bagian dari eduwisata dengan tagline “Mengenal Akar, Mengukir Nalar”.
Tagline ini menggambarkan semangat mahasiswa untuk mengenal akar budaya, sosial, dan akademik di Bali, sekaligus mengukir nalar melalui dialog ilmiah, pertukaran gagasan, serta kolaborasi kelembagaan antarkampus.

Kegiatan ini dihadiri oleh sivitas akademika Universitas Dwijendra bersama rombongan PGSD STKIP Andi Matappa Sulawesi Selatan. Kehadiran unsur pimpinan yayasan, universitas, fakultas, program studi, dosen, dan mahasiswa menunjukkan bahwa agenda ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan sebagai langkah akademik untuk memperkuat jejaring, membangun kemitraan, dan membuka ruang tindak lanjut yang konkret.
Ketua Pengurus Yayasan Dwijendra, Dr. I Nyoman Satia Negara, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan STKIP Andi Matappa. Beliau juga mengajak para peserta untuk menikmati Bali tidak hanya sebagai tujuan wisata, tetapi sebagai ruang belajar yang mempertemukan budaya, pengalaman sosial, dan wawasan akademik.
Sementara Rektor Universitas Dwijendra, Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.M.A., menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang. Kerja sama antarlembaga diharapkan tidak berhenti pada kunjungan dan penandatanganan MoU, tetapi berkembang dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta pertukaran dosen dan mahasiswa.
Selain itu, Dekan FKIP Universitas Dwijendra, Dr. I Wayan Aryawan, S.Si., M.Pd., turut hadir bersama jajaran pimpinan Universitas Dwijendra dalam penyambutan dan penguatan agenda akademik. Kehadiran beliau mempertegas dukungan fakultas terhadap kerja sama pendidikan dasar yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi.

Di tempat yang sama, Ketua Program Studi PGSD FKIP Universitas Dwijendra, Dr. Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini, S.Pd., M.Pd., menjadi salah satu penguat substansi Sharing Session.
Forum tersebut membahas pembelajaran inovatif, pengembangan media pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital, Project-Based Learning, serta pembelajaran yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dari pihak STKIP Andi Matappa Sulawesi Selatan, Ketua MBKM Salwah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Pernyataan ini sejalan dengan tujuan eduwisata sebagai ruang belajar reflektif yang menghubungkan pengalaman lapangan dengan penguatan kapasitas akademik mahasiswa.
Hadir pula, Ketua Pembina Yayasan Dwijendra, Made Bagus Arya Dicky Brahmantya, S.E., M.Comm., yang turut menyaksikan penandatanganan MoU.
Kehadiran unsur pembina yayasan menjadi simbol dukungan kelembagaan terhadap pengembangan kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan antara Universitas Dwijendra dan STKIP Andi Matappa.
Salah satu peluang penting yang muncul dalam kegiatan ini adalah tindak lanjut kerja sama di bidang publikasi ilmiah.
PGSD Universitas Dwijendra telah memiliki jurnal yang terakreditasi SINTA 5, sehingga diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi publikasi bagi dosen maupun mahasiswa. Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada kemungkinan pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, riset bersama, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui Sharing Session, dosen dan mahasiswa dari kedua institusi tidak hanya saling memperkenalkan lingkungan akademik masing-masing, tetapi juga berbagi praktik baik dalam pengembangan pembelajaran di sekolah dasar. Forum ini menjadi sarana mempertemukan pengalaman, gagasan, dan kebutuhan pendidikan yang relevan dengan penguatan kompetensi calon guru.
Bagi mahasiswa PGSD STKIP Andi Matappa, kegiatan ini memberi pengalaman belajar yang melampaui ruang kelas.
Mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana kerja sama akademik dibangun, bagaimana budaya diskusi berlangsung, dan bagaimana perguruan tinggi dapat saling mendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar.(*)
https://solusinews.id/jalin-kolaborasi-berdampak-pgsd-stkip-andi-matappa-teken-mou-dengan-universitas-dwijendra-bali/
