PGSD STKIP Andi Matappa Gelar Eduwisata Bali 2026, Usung Tagline “Mengenal Akar, Mengukir Nalar”
BALI, SOLUSINEWS.ID — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Andi Matappa melaksanakan kegiatan Eduwisata Bali 2026 dengan mengusung tagline “Mengenal Akar, Mengukir Nalar.”
Kegiatan yang berlangsung di Bali pada 1-3 Juni 2026 ini menjadi ruang pembelajaran luar kelas bagi mahasiswa untuk mengenal budaya, mengamati kehidupan sosial masyarakat, memperluas wawasan akademik, serta membangun kepekaan sebagai calon guru sekolah dasar.
Eduwisata ini tidak hanya dirancang sebagai perjalanan wisata, tetapi juga sebagai proses belajar reflektif. Melalui kunjungan ke berbagai destinasi budaya, alam, pusat kreativitas, dan perguruan tinggi, mahasiswa diajak memahami bahwa pendidikan tidak selalu berlangsung di ruang kelas.
Pengalaman langsung di lapangan menjadi sumber pengetahuan yang penting untuk membentuk karakter, nalar kritis, dan kemampuan pedagogis mahasiswa.

Rangkaian kegiatan dimulai dari keberangkatan rombongan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Denpasar. Setelah tiba di Bali, mahasiswa mengikuti city tour dengan mengunjungi Alas Harum Bali, Desa Penglipuran, Pasar Sukowati, dan menikmati suasana malam di Jimbaran Beach.
Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati secara langsung kehidupan sosial, budaya lokal, tata ruang desa, aktivitas ekonomi masyarakat, serta interaksi antara budaya dan pariwisata.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Tanah Lot, Joger, Melasti Beach, Garuda Wisnu Kencana (GWK), serta menyaksikan Tari Kecak di kawasan GWK.
Melalui agenda ini, mahasiswa tidak hanya menikmati keindahan alam dan seni pertunjukan Bali, tetapi juga diajak membaca makna budaya, simbol, tradisi, dan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup dalam masyarakat.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah kunjungan akademik ke Universitas Dwijendra Bali. Kunjungan ini menjadi momentum bagi mahasiswa PGSD STKIP Andi Matappa untuk mengenal lingkungan akademik perguruan tinggi lain, membangun wawasan kelembagaan, serta memahami dinamika pendidikan tinggi di luar daerah asal.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memperluas cara pandang, meningkatkan motivasi belajar, dan menumbuhkan semangat kolaborasi akademik.
Tagline “Mengenal Akar, Mengukir Nalar” mencerminkan dua makna utama dari kegiatan ini. Pertama, mahasiswa diajak mengenal akar budaya bangsa melalui pengalaman langsung melihat tradisi, adat, seni, dan kehidupan masyarakat Bali.
Kedua, mahasiswa diarahkan untuk mengukir nalar melalui proses refleksi, analisis, dan pengaitan pengalaman lapangan dengan ilmu pendidikan yang dipelajari di kampus.
Melalui kegiatan Eduwisata Bali 2026 ini, PGSD STKIP Andi Matappa berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman perjalanan, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai bahan refleksi akademik.
Sebagai calon guru sekolah dasar, mahasiswa perlu memiliki wawasan budaya yang luas, kepekaan sosial, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan mengolah pengalaman nyata menjadi sumber pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran yang baik tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menghadirkan pengalaman. Dari Bali, mahasiswa belajar bahwa budaya adalah akar, pengalaman adalah guru, dan nalar adalah bekal untuk menjadi pendidik yang lebih bijaksana.(*)
