Prodi BK STKIP Andi Matappa Pangkep Sambangi UM dan UNY, Ini Tujuannya
MAKASSARMETRO, YOGYAKARTA – Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) STKIP Andi Matappa sukses melaksanakan kunjungan kolaborasi ke Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Kegiatan ini diawali dengan kunjungan ke PT SEVIMA Surabaya, kemudian dilanjutkan ke Program Studi Bimbingan dan Konseling UM Malang serta Program Studi Bimbingan dan Konseling UNY Yogyakarta. Kegiatan berlangsung pada 30 Oktober hingga 3 November 2023 dan diikuti oleh 52 mahasiswa Program Studi BK yang didampingi oleh 10 dosen dan staf STKIP Andi Matappa.
Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa dalam memahami dunia kerja melalui pengalaman di PT SEVIMA serta memperluas wawasan akademik di perguruan tinggi luar Pulau Sulawesi, yakni UNY Yogyakarta dan UM Malang. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran tentang keberlanjutan jenjang karier, kesiapan memasuki dunia kerja, prospek profesi di berbagai bidang, hingga peluang melanjutkan studi pada jenjang yang lebih tinggi.
Kunjungan dimulai di PT SEVIMA Surabaya melalui kegiatan sarasehan atau sharing session with Human Capital SEVIMA dalam bentuk kuliah tamu oleh unsur direksi SEVIMA. Dalam sesi ini, mahasiswa memperoleh informasi mengenai profil perusahaan, pengembangan personal branding di dunia industri yang dibawakan oleh Anyndia Novinta Putri selaku Talent Acquisition at SEVIMA, serta pemaparan mengenai program web development SEVIMA oleh Muh. Irham, M.T..
Setelah dari SEVIMA, kegiatan dilanjutkan ke Universitas Negeri Malang (UM), tepatnya di Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan UM Malang. Rombongan diterima langsung oleh Ketua Departemen Program Studi Bimbingan dan Konseling UM, Diniy Hidayatur, di Aula Pertemuan Fakultas Ilmu Pendidikan UM Malang.
Dalam sambutannya, Ahmad Yusuf selaku Ketua Program Studi BK STKIP Andi Matappa menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah BK Karier dalam bentuk studi wisata ke perguruan tinggi besar di Pulau Jawa. Menurutnya, kunjungan ke Departemen Bimbingan dan Konseling UM Malang diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang iklim akademik kampus, transfer pengetahuan melalui workshop perencanaan karier, serta pengenalan fasilitas kampus di UM Malang.
Sementara itu, Diniy Hidayatur menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarlembaga, baik antara dosen, mahasiswa, maupun institusi. Ia menyampaikan bahwa komunikasi yang telah terjalin antara dosen UM Malang dan STKIP Andi Matappa diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan kemahasiswaan.
Diniy juga menyampaikan bahwa mahasiswa STKIP Andi Matappa terbuka untuk menjalin relasi dengan mahasiswa UM Malang, termasuk dalam kegiatan akademik dan kompetisi Bimbingan dan Konseling yang rutin dilaksanakan di UM. Menurutnya, jejaring akademik yang dibangun sejak masa studi akan menjadi modal penting bagi pengembangan karier dan kolaborasi di masa depan.
Kegiatan kunjungan ini juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, mengingat UM Malang saat ini memiliki program studi Bimbingan dan Konseling pada jenjang S1, S2, dan S3. Diniy Hidayatur bahkan menyampaikan harapannya agar mahasiswa maupun dosen STKIP Andi Matappa dapat melanjutkan studi di UM Malang sebagai bagian dari penguatan kolaborasi akademik kedua institusi.
Ia menambahkan bahwa hal yang tidak kalah penting dari kunjungan ini adalah penguatan jejaring dan komitmen bersama untuk menumbuhkan kerja sama berkelanjutan di bidang penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kunjungan ini menjadi awal yang baik untuk membangun kerja sama yang lebih luas dan berdampak pada masa mendatang.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan workshop penguatan materi tentang perencanaan karier yang dibawakan oleh Widya Multisari, dosen sekaligus Sekretaris Departemen Bimbingan dan Konseling UM Malang. Dalam materinya yang bertema Konsep dan Strategi Perencanaan Karier, Widya menekankan pentingnya kemampuan merencanakan karier sebagai bagian dari kesiapan individu menghadapi masa depan.
Ia menjelaskan bahwa perencanaan karier membantu individu dalam mengidentifikasi minat, bakat, dan nilai-nilai pribadi, sekaligus memahami persyaratan dan peluang dalam berbagai bidang keahlian. Widya juga menguraikan perbedaan antara pekerjaan, profesi, dan karier. Pekerjaan dipahami sebagai rutinitas untuk memperoleh penghasilan, profesi berkaitan dengan keahlian dan pengetahuan tertentu, sedangkan karier merupakan perjalanan panjang dan berjenjang yang dibentuk dari akumulasi pekerjaan, keterampilan, dan pengalaman seseorang.
Dengan kemampuan perencanaan karier yang baik, individu akan lebih mudah membuat keputusan yang tepat dalam memilih jalur karier sesuai minat dan potensinya. Selain itu, perencanaan karier juga membantu seseorang menyusun langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuan hidup dan profesionalnya.
Setelah workshop, mahasiswa dan rombongan melanjutkan kunjungan ke ruang departemen, laboratorium BK UM Malang, serta berbagai fasilitas kampus lainnya.
Salah seorang mahasiswa BK, Ikhlazul Anas, menyampaikan kesannya bahwa studi wisata karier ini memberinya pengalaman dan pengetahuan baru mengenai perkembangan pendidikan, khususnya kemajuan ilmu Bimbingan dan Konseling di Indonesia, terutama di Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Yogyakarta yang termasuk perguruan tinggi bergengsi di Indonesia. Ia berharap STKIP Andi Matappa dapat kembali mengadakan studi karier serupa bagi mahasiswa lainnya di masa mendatang.
Hal senada juga disampaikan oleh Mahmud, mahasiswa BK semester 5, yang berharap suatu saat dapat kembali berkunjung ke UM Malang untuk melanjutkan studi magister. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan mulai dari PT SEVIMA, UM Malang, hingga UNY Yogyakarta memberikan manfaat besar dan dapat menjadi jembatan menuju tahap pengembangan diri dan kontribusi yang lebih luas, baik secara personal maupun publik.
Sebagai upaya tindak lanjut, kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan pihak UM Malang, UNY Yogyakarta, dan PT SEVIMA. Bentuk kerja sama tersebut mencakup pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

